TAHUN 2012 DENGAN SEMANGAT BARU

TAHUN 2012 DENGAN SEMANGAT BARU

Minggu, 13 Januari 2013

Cinta Pramugari-Pilot


Cinta Pramugari-Pilot 

Asmara memang tidak mengenal tempat, tak terkecuali profesi pramugari yang notabene sering menghabiskan waktu di udara. 

Sepasang Pilot dan Pramugari Batavia Air dengan penerbangan 7-221 jurusan Jakarta-Balikpapan, rupanya tidak mau kehilangan kesempatan. Dua puluh menit sebelum landing, mereka menyempatkan diri berpelukan mesra di depan toilet.

Sayangnya adegan itu disaksikan Suharyono, penumpang pesawat tersebut. Bagi pilot berinisial Irf dan pramugari Lis, mungkin hal itu biasa saja. Tapi bagi Suharyono, adegan yang berlangsung 10 menitan itu, jadi persoalan. "Jelas risih dong, ini menyangkut keselamatan penumpang," jelas Suharyono kepada detikcom.

Adegan yang terjadi 28 Oktober lalu itu selanjutnya berujung kepada gugatan. Menurut Suharyono, ada dua pilihan yang akan mereka tempuh. Yang pertama, mereka akan mengajukan class action untuk mempersoalkan standar umum penerbangan, apakah perbuatan mereka dapat dibenarkan atau tidak. Kedua, mereka akan menggugat secara perdata sesuai dengan ketentuan pasal 1365 KUHA Perdata, tentang perbuatan melawan hukum.

Kemesraan di dalam pesawat bukan kali ini saja terjadi. Setidaknya hal itu dikatakan Direktur Jenderal (Dirjen) Perhubungan Udara Dephub Budhi M Suyitno. Menurut Budhi, sebenarnya tampil mesra antara pilot dan pramugari banyak terjadi. Tapi tidak semuanya dilaporkan pihak maskapai kepada otoritas yang berwenang.

Soal hubungan asmara pilot dan pramugari memang sudah dianggap lumrah dan menjadi o
olan sehari-hari di masyarakat. Nova, sebut saja namanya Begitu, pramugari sebuah maskapai swasta ini mengatakan, hubungan pramugari dan pilot memang begitu dekat. Alasannya, sesama crew pesawat mereka memang dituntut untuk kompak.

Kedekatan itu kemudian menjelma menjadi hubungan layaknya keluarga. Apalagi bila mereka sedang berada di luar kota atau luar negeri yang jauh dari keluarga. Namun bukan mustahil bila hubungan kemudian berkembang menjadi sesuatu yang lain. "Kami kan juga manusia. Kadang-kadang ada saja kebablasannya," ujar Nova yang dihubungi detikcom via telepon.

Nova yang sudah menjalani profesi pramugari selama empat tahun, mengaku pernah terlibat hubungan cinta dengan beberapa pilot di perusahaanya. Tapi semua itu dilakoni secara diam-diam tidak vulgar. Sebab risikonya, ia akan terkena grounded dari perusahaan bila ketahuan.

Hubungan cinta sesama crew itu, diakui Nova, hanya sekadar cari kesenangan saja, tidak ada motif-motif lain. Namun sekarang, kata Nova, hubungan seperti itu tidak lagi dijalaninya. sebab ia sudah menikah dengan seorang pengusaha asal Surabaya, setahun yang lalu.

Hal yang sama juga dikatakan Silvie, panggil saja demikian. Pramugari yang bekerja di perusahaan penerbangan carteran ini mengaku sering mendengar kisah itu dari teman-temannya sesama pramugari atau pilot. Hubungan asmara pilot dan pramugari itu bahkan jadi o
olan sehari-hari mereka. Kebetulan beberapa pilot yang sekarang bekerja di tempatnya, dulunya pernah bekerja di maskapai lain yang melayani rute domestik atau regional.

Ia pun berpendapat, hubungan cinta yang terjadi antara pilot dan pramugari sangat manusiawi. Sebab saat bertugas mereka jauh dari keluarga. Belum lagi fasilitas dari kantor sangat mendukung seperti di mess atau hotel. "Selagi mereka tetap bekerja secara profesional, saya kira tidak ada masalah," begitu kata Silvie.

Namun ada juga pilot yang beranggapan lain dengan keakraban itu. Sebut saja kasus yang menimpa YS, pramugari Sriwijaya Air, September silam, yang sempat ramai diberitakan media. Ys berkisah, saat berada di dalam mess Sriwijaya Air di Solo, Jawa Tengah, ia mendapat perlakuan tidak senonoh dari Ar, seorang pilot di tempatnya bekerja.

Dalam laporannya ke polisi Bandara Soekarno Hatta, Ys mengatakan kalau Ar telah meremas payudara, bokong, serta menciumi mulutnya secara paksa. Beruntung YS sempat berteriak sehingga sang pilot merasa ketakutan dan mengurungkan niatnya.

Herannya, sang pilot justru bersikap biasa-biasa saja sesudah itu. Pagi harinya, ia masih menjalankan aktivitasnya menerbangkan pesawat dari Solo ke Jakarta, yang juga membawa Ys sebagai krunya. 

Cerita miring soal pilot dan pramugari menurut Rendy Sasmita Adjiwibowo, Kapten Pilot Garuda Indonesia Airwais, hanya dilakukan segelintir orang saja. Sebab yang ia tahu sangat banyak pilot atau pramugari yang bekerja secara profesional. "Tidak etis kalau semua pilot dan pramugari dianggap melanggar moral," kata Rendy kepada detikcom.

Pilot yang sudah 33 tahun bekerja di maskapai plat merah ini mengatakan, aturan soal etika pilot dan pramugari saat bertugas sangat jelas dan gamblang. Dalam code of conduct di masing-masing maskapai disebutkan, mereka dilarang ngo
ol atau tertawa keras-keras di dalam pesawat

Tidak ada komentar: